Pesantren, Tempat Paling Tepat Untuk Mengenal Tuhan
Table of Contents
Jika ingin mengenal Tuhan dengan mudah, maka datanglah ke pesantren, karena pesantren adalah tempat yang paling lengkap untuk belajar segala macam bidang ilmu pengetahuan.
Demikian dikatakan KH Nasrulloh, Pengasuh Pesantren Al Ihya Ulumaddin Kesugihan Cilacap Jawa Tengah ketika memberikan ceramah di acara Haul pendiri pesantren ke-42 dan Ultah Pesantren Miftahul Huda ke-56 Ahad,(31/3) malam di kompleks Pesantren setempat.
"Tempat yang paling mudah untuk mengenal Tuhan adalah di Pesantren, pasalnya di pesantren diajarkan berbagai macam jenis bidang keilmuan, tak hanya ilmu agama tetapi juga sains, teknologi dan akhlakul karimah," katanya.
Kiai yang juga menjadi ketua PCNU Cilacap ini juga menjelaskan, saat ini pesantren sudah banyak yang membuat lembaga-lembaga formal seperti sekolahan hingga perguruan tinggi.
"Lembaga-lembaga formal itu hanya berfungsi sebagai emper atau terasnya pesantren, dan didalamnya masih lebih luas lagi ruang keilmuanya," jelasnya.
Kiai Nasrulloh juga mengimbau kepada masyarakat agar jangan pernah ragu me mondokan anaknya di pesantren-pesantren NU, karena NU otoritas keilmuannya jelas, memiliki sanad keilmuan yang saling menyambung dari satu Kiai ke Kiai lainnya.
"Mengutip perkataan Ketua PBNU Kiai Said Agil Siradj bahwa NU adalah ashabul haq dalam hal beragama dan bernegara, maka jagan pernah ragu sedikitpun me mondokan anaknya di pesantren NU," tegasnya.
Sebagaimana diketahui, Pesantren Miftahul Huda Pesawahan Rawalo Banyumas adalah lembaga pendidikan salaf-modern yang fokus pada pembekalan akidah, syariah, dan akhlak ala Ahlussunnah wal Jamaah serta pembekalan ilmu pengetahuan modern. Didirikan oleh KH Ilyas pada tahun 1963 M dengan tujuan untuk mencetak santri menjadi ibadillah as-Shalihin.
Pondok pesantren Miftahul Huda Pesawahan merupakan salah satu pionir dalam dakwah agama Islam di Kecamatan Rawalo Kabupaten Banyumas Jawa Tengah. Lembaga ini dibangun dengan keikhlasan dan keteguhan hati serta perjuangan panjang sosok Kiai yang pandai bertani dan berdagang.
Demikian dikatakan KH Nasrulloh, Pengasuh Pesantren Al Ihya Ulumaddin Kesugihan Cilacap Jawa Tengah ketika memberikan ceramah di acara Haul pendiri pesantren ke-42 dan Ultah Pesantren Miftahul Huda ke-56 Ahad,(31/3) malam di kompleks Pesantren setempat.
"Tempat yang paling mudah untuk mengenal Tuhan adalah di Pesantren, pasalnya di pesantren diajarkan berbagai macam jenis bidang keilmuan, tak hanya ilmu agama tetapi juga sains, teknologi dan akhlakul karimah," katanya.
Kiai yang juga menjadi ketua PCNU Cilacap ini juga menjelaskan, saat ini pesantren sudah banyak yang membuat lembaga-lembaga formal seperti sekolahan hingga perguruan tinggi.
"Lembaga-lembaga formal itu hanya berfungsi sebagai emper atau terasnya pesantren, dan didalamnya masih lebih luas lagi ruang keilmuanya," jelasnya.
Kiai Nasrulloh juga mengimbau kepada masyarakat agar jangan pernah ragu me mondokan anaknya di pesantren-pesantren NU, karena NU otoritas keilmuannya jelas, memiliki sanad keilmuan yang saling menyambung dari satu Kiai ke Kiai lainnya.
"Mengutip perkataan Ketua PBNU Kiai Said Agil Siradj bahwa NU adalah ashabul haq dalam hal beragama dan bernegara, maka jagan pernah ragu sedikitpun me mondokan anaknya di pesantren NU," tegasnya.
Sebagaimana diketahui, Pesantren Miftahul Huda Pesawahan Rawalo Banyumas adalah lembaga pendidikan salaf-modern yang fokus pada pembekalan akidah, syariah, dan akhlak ala Ahlussunnah wal Jamaah serta pembekalan ilmu pengetahuan modern. Didirikan oleh KH Ilyas pada tahun 1963 M dengan tujuan untuk mencetak santri menjadi ibadillah as-Shalihin.
Pondok pesantren Miftahul Huda Pesawahan merupakan salah satu pionir dalam dakwah agama Islam di Kecamatan Rawalo Kabupaten Banyumas Jawa Tengah. Lembaga ini dibangun dengan keikhlasan dan keteguhan hati serta perjuangan panjang sosok Kiai yang pandai bertani dan berdagang.