ZMedia Purwodadi

Distilasi Alkena, Denganmu Jatuh Cinta Adalah Patah Hati Paling Sengaja

Table of Contents

 

Distilasi Alkena, Denganmu Jatuh Cinta Adalah Patah Hati Paling Sengaja

"Mulailah harimu dengan sarapan, agar cukup tenaga saat tertolaknya semua harapan." Pembukaan dari buku Destilasi Alkena, buku yang ditulis oleh Wira Nagara sebagai bentuk pelampiasan atas rasa sakit akibat ditinggal nikah sang kekasih.

Buku tersebut berisi curahan hati seorang Wira, yang sebagaian besar bertemakan patah hati. Wira menuliskannya dengan memilih menyelipkan istilah istilah kimia, sebagai bentuk terima kasih Wira kepada ibunya.

Enigma amoksisilin, sebuah pembukaan tentang bagaimana buku ini bercerita. Tentang mimpi wira yang ingin memiliki perempuan paling spesial dalam hidupnya. 

Akan tetapi kenyataannya, perempuan tersebut meminta wira berpindah ke lain hati dengan tanpa basa basi.

Presipitasi koalensi, bercerita tentang ingatan penulis. Di mana dalam ingatan tersebut terbayang dia yang sekarang bahagia namun sang penulis berada dalam keadaan yang sebaliknya.

Diatas adalah beberapa contoh judul curhatan dalam buku tersebut. Ketika membacanya, kita seolah olah dibawa ikut serta merasakan apa yang saat itu Wira rasakan. Beberapa kalimat yang terdapat dalam buku tersebut juga cocok untuk digunakan sebagai caption story saat pembaca sedang merasa galau.

Walaupun demikian, terdapat beberapa kekurangan dalam buku ini. Yaitu kita harus membaca satu bab dalam buku ini minimal 3 - 4 kali agar dapat mengerti apa makna dari buku ini, karena sebagian besar isinya menggunakan istilah dan bahasa yang tidak bisa dipahami dalam sekali baca. 

Selain itu, karena ini adalah curhatan Wira yang dijadikan buku mengakibatkan satu bab dengan yang lain tidak terlalu memiliki kesinambungan. Contohnya ada satu bab yang bercerita tentang kegalauan, lalu disambung pada bab selanjutnya tentang harapan.

Tapi menurut saya pribadi, buku ini cocok sekali untuk dibaca sebagai pengisi waktu luang. Juga cocok untuk kalian yang sedang berpatah hati, namun tidak ingin sendiri, buku ini siap untuk menemani. Sebagai penutup, saya mengutip kalimat yang terdapat pada buku 

"Beristirahatlah, ada cinta yang harus kau kejar esok hari"


(A.Sobary) 

BEDA ONLINE
BEDA ONLINE Berita Dari Ajibarang | Blog Berita Online No 1 di Kecamatan Ajibarang

Post a Comment